Arsip Blog

Jaringan hewan

Jaringan utama penyusun organ tubuh hewan yaitu jaringan epitelium, jaringan pengikat, jaringan otot dan jaringan saraf

Jaringan epitel memiliki fungsi: melaksanakan fungsi absorbsi dan proteksi atau sebagai kelenjar, sel-sel epitelium terikat oleh zat pengikat sehingga hampir tidak ada ruangan antar sel, sel-sel epitelium melekat pada lamina basalis yang berfungsi mengikat jaringan dengan bagian yang ada dibawahnya.
Jaringan pengikat berfungsi melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain, membungkus organ-organ mengisi rongga di antara organ-organ, dan menghasilkan imunitas.
Jaringan otot berfungsi melakukan pergerakan pada berbagai bagian tubuh. Jaringan otot terbagi menjadi tiga: otot polos, otot lurik (rangka), dan otot jantung.
Jaringan syaraf berfungsi merespons perubahan lingkungan, membawa impuls-impuls syaraf ke pusat syaraf atau sebaliknya, dan bereaksi aktif terhadap rangsang.
Jaringan organ pada manusia dapat disederhanakan sebagai berikut:

POSPELED
P: Pengikat/jaringan ikat (ikat padat dan ikat longgar), O: jaringan Otot (polos,lurik, jantung), S: Jaringan Saraf, PE: penyokong (rangka tulang rawan dan tulang keras), L: jaringan lemak (adiposa), E: jaringan epitelium (pipih,kubus, silindris), dan D: jaringan darah (jaringan hematopoietik).

Organ merupakan kumpulan dari berbagai jaringan yang melaksanakan fungsi tertentu. Contoh organ pada manusia antara lain lambung, jantung, mata, kulit, otot, tulang, otak, paru-paru, hati, ginjal, testis dan ovarium. Organ tersebut terlibat dalam berbagai sistem yang terdapat dalam tubuh antara lain sistem gerak, sistem sirkulasi, dan respirasi.

Source:

1. Campbell. 2008. Biologi (edisi delapan). erlangga

2. Susanto, H. 2009. Biologi, Bedah SKL. Erlangga

3. Omegawati. 2011. Biologi untuk SMA. Intan pariwara

4. http://erickbio.wordpress.com/2011/10/03/jaringan-hewan/

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 192 pengikut lainnya.